Rabu, 06 April 2016


          Tepat hari Selasa tanggal 16 Februari 2016,SMA N 2 Magelang mengadakan program tahunan yaitu PLS (Pembelajaran Luar Sekolah).Yang akan mengikuti PLS ini merupakan Siswa Siswi kelas 10.Tujuan destinasi dari PLS ini ada 3.Pertama,PT.SRITEX,dilanjutkan ke Museum Sangiran,dan berakhir di Solo Square.
          Para Siswa diperintahkan untuk sampai di sekolah tepat pukul 06.30 WIB.Setelah semua Siswa berkumpul di sekolah,Siswa pun diarahkan untuk segera ke jalan raya karena bis sudah menunggu di sana.Ada 6 buah bis yang akan mengantarkan Siswa kelas 10 SMAN 2 Magelang sampai ke tempat-tempat tujuan.Kami pun memasuki bis kami masing-masing sesuai dengan kelompok yang telah di tentukan.Satu kelompok terdiri dari 5 orang Siswa yang nantinya setelah melakukan kegiatn PLS ini akan membuat laporan kelompok.
          Bis pun berangkat tepat pukul 07.15 WIB.Bis yang membawa rombongan para Siswa kelas 10 SMADA melewati jalur Jogja.Perjalan memakan waktu sekitar 3 jam.Tempat yang akan dikunjungi untuk pertama kalinya adalah PT.SRITEX yang berada di Solo.
          Para rombongan kelas 10 pun akhirnya telah sampai di PT.SRITEX Solo pada pukul 10.15 WIB.Sesampainya disana,para Siswa diajak untuk melihat proses pembuatan baju tahap akhir atau finishing.Sembari memperhatikan para karyawan yang sedang bekerja,sang Manager pun menjelaskan bahwa SRITEX adalah kepanjangan dari Sri Rejeki Isman Textile yang merupakan perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara.Selain membuat baju,PT.SRITEX ini juga membuat kain-kain tekstilyang akan di pasarkan tidak hanya di Indonesia,tetapi juga ke Mancanegara.Menurut penjelasan dari sang Manager,pemilik perusahaan tekstil ini baru saja wafat beberapa tahun lalu,dan sekarang sudah di pegang kekuasaannya oleh penerusnya.
          Setelah para Siswa di ajak untuk melihat bagaimana proses akhir dari pembuatan baju,Kami pun diarahkan untuk menujuke Garment,tempat pakaian serta tekstil yang sudah jadi dan siap di jual.Para Siswa di beri waktu selama setengah jam untuk melihat dan membeli barang yang di sukai.
          Jam 12.00 WIB,para Siswa menaiki bis dan segera menuju ke tujuan selanjutnya yaitu Museum Sangiran yang berada di Desa Sangiran.Perjalanan memakan waktu sekitar 2 jam.Di tengah perjalanan,bis-bis yang kami tumpangi berhenti di rumah makan untuk mengambil makan siang berupa dus.Setelah beberapa saat,bis kembali berjalan.Di perjalanan,kami memakan nasi dus yang telah di ambil dari rumah makan tadi.
          Pukul 14.00 WIB,rombongan Siswa kelas 10 SMADA telah sampaidi MuseumSangiran.Disana,sudah ada beberapa guide yang menunggu kamidan nantinya saat berada didalam,mereka akan menjelaskan bagaimana manusia-manusia purba berkembang serta fosil-fosil lainnya.Dimulai  dari tengkorak yang dari masa ke masa berubah menjadi semakin sempurna.Selain itu juga bentuk-benntuk tubuh dan kerangka mereka.Sangiran merupakan museum fosil-fosil manusia dan hewan yang di temukan di daerah tersebut.Selain manusia dan hewan,di sana juga terdapat alat-alat dapur,berburu,serta sampah dapur manusia purba.
          Setelah selesai mengitari museum,kami diarahkan untuk beribadah dan segera berganti baju.Pukul 16.00 WIB,kami akhirnya berangkat menuju tempat terakhir yaitu Solo Square.Sesampainya di Solo Square,jam menunjukkan pukul 17.00 WIB.Kami di beri waktu selama 2 jam untuk berbelanja di mall tersebut.
          Kami mencari barang-barang yang kami sukai.Seperti baju,pashmina,sepatu,dan yang lainnya.Kamijuga berkeliling-keliling untuk melihat barang-barang yang lain.Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 19.00 WIB.Artinya kami harus segera kembali ke bis untuk melanjutkan perjalanan pulang.
          Sebelum kami meneruskan perjalanan pulang,kami mampir ke rumah makan tadi untuk makan malam dan beribadah.Perjalanan dilanjutkan pukul 20.00 WIB.Karena kami kelelahan,akhirnya banyak yang tertidur pulas.

          Tak terasa,pukul21.45 WIB kami telah sampaidi SMAN 2 Magelang.Kami bersyukur karena dapat sampai di tujuan dengan selamat.Para Orang Tua pun juga sudah menunggu untuk menjemput anak-anak mereka.Kamipun pulan dengan hati senang.
            ”Risa,ayo bangun,bisa bangun  nggak sih lo,kalo nggak bangun nggak bakal gua kasih makan!” jerit Ibu tiri Risa sambil mengguyurkan air padanya.Risa pun sontak kaget dengan guyuran air itu.
          “ampun Mah,ampun,dingin Mah.” pinta Risa sambil menahan dingin.Ya,Risa namanya.Anak berumur 10 tahun tersebut dibesarkan oleh Ayah kandung,tetapi tidak dengan Ibu  kandungnya,melainkan Ibu tirinya.Setiap hari,selalu ada jeritan dari mulut mungilnya karena menahan sakit dari siksaan Ayah serta Ibu tirinya.Ibu kandungnya telah tiada sejak 6 bulan lalu karena di hantam asbak kaca oleh Ayah Risa.
          “Risa!Ayo cepetan,bisa cepet dikit gak sih,lama amat jadi bocah!” jerit Ayahnya.Risa pun lari tergopoh-gopoh dari dalam rumah lalu masuk ke mobilnya.Di dalammobil,hatinya berdebar kencang karena hari ini merupakan hari pengambilan rapor yang akan di ambil langsung oleh Ayah Risa.
          “Beginilah hasil ananda Risa selama satu semester ini,hasilnya menurun drastis.Saya mohon,Bapak tidak memarahinya di rumah dan tetap memberi motivasi untuk Risa,selain itu juga mendampingi Risa belajar,terimakasih.” Ujar Ibu Guru Risa.Ayah Risa menatapRisa dengan tajam dan penuh amarah.Risa mengerti bahwa Ayahnya itu sekarang sedang marah besar.Ia pun takut karena sesampainya di rumah nanti,Ia pasti akan di pukuli oleh Ayahnya.
          Benar saja,ketika sore menjelang,Risa yang sedang asyik memainkan boneka di ruang keluarga tiba-tiba rambutnya di jambak dari belakang.Risa pun menjerit dan hampir menangis,”Aduh,sakit!” katanya.”Makanya,kalo jadi anak itu dibilangin jangan ngeyel,kamu tuh sama ya kaya Bunda kamu,Cuma bisa nyusahin aja!”Ayah Risa pun memarahinya.Tiba-tiba,Ia pun mengambil buku rapor dan di pukulkan ke tubuh Risa berulang kali.Risa hanya bisa terdiam menahan sakit.”Makan tuh rapor,Ayah bosen liat muka kamu!” bentak nya lagi.Risa lalu terdiam dan meneteskan air matanya.Kenapa Ayah jadi kasar sama Risa sekarang,Ayah udah beda dari yang dulu,batinnya.
          “Risa!Risa,bawain belanjaan Mamah nih,Mamah capek habis keliling-keliling beli kebutuhan Mamah” ujarnya.Risa pun segera menyeka air matanya dan berlari ke teras rumah lalu segera membawa barang belanjaan Ibu tirinya.Brukkk...tas isi barang belanjaan pun jatuh saat akan di bawa oleh Risa.”Heh,lu bisa nggak sih bawain barang-barang gue,mahal-mahal ini,lu emang bisa ganti kalo sampe ada yang rusak?yang becus dong kalo kerja,tolol!” omel Ibu tirinya.Risa segera membawa barang belanjaannya itu kelantai 2 dimana kamar Ayah dan Mama tiri Risa.
          Hari demi hari berlalu.Selama 3 minggu liburan ini,Risa hanya tinggal di rumah atau kadang bermain bersama teman-temannya ketika Ayah dan Ibu tirinya pergi.Suatu ketika,di malam hari yang dingin,Risa sendirian berada dirumahnya karena Ayah dan Ibu tirinya sedang pergi berbelanja,Dia merasa lapar,Aduh laper,tapi kira-kira di meja makan ada makanan nggak ya,ah nungguin Ayah sama Mamah aja,pasti mereka sebentar lagi pulang,habis itu kita bertiga makan bareng biar kita bisa ngobrol,sip! Batin Risa.
          Risa pun mulai mengantuk karena menunggu Ayah dan Ibu tirinya tak kunjung pulang.Risa pun tertidur.”Heh Risa,ngapain kamu tidur disitu,pindah sana ke kamar!” Teriak Ayah Risa.”Risa Cuma pengen makan malem bareng sama Ayah sama..”Kata-kata Risa terhenti karena di potong oleh Ayahnya.”Cepet ke kamar!banyak alesan ya kamu!”.”Ayah kenapa sih sekarang jadi berubah,jadinggak sayang sama Risa lagi!” Teriak Risa.Namun teriakan itu di balas tamparan dari Ayahnya yang mendarat dipipinya.Risa berlari ke kamar nya dan menangis di balik selimut yang Ia kenakan.Sementara itu,di ruang tamu,Ibu tiri Risa berusaha mempengaruhi Ayah Risa agar Dia mengusir anaknya dari rumah tersebut.”Ih Mas,masih mau punya anak kaya gitu,buang aja deh Mas,jadiin gembel noh di pinggiran jalan.”Ujar Ibu tiri Risa.Ayah Risa pun hanya diam dan tak menanggapi.Sebenarnya di hati kecil Ayah Risa,Dia masih sangat menyayangi Risa,tetapi entah kenapa rasa sebal selalu datang saat Ia melihat Risa.
          Hari-hari berlalu,pukulan,tamparan,jiwitan,dan siksaan lainnya di terima oleh Risa.Suatu hari Risa sedang bermain boneka di rumah temannya.Temannya secara  tidak sengaja melihat bekas memar dan sambitan di tangan kiri Risa.”Risa,kok tangan kamu memar?kamu habis di pukulin sama Mama Papa kamu?”tanya Bela,teman dekat Risa.”E,em...enggak kok,ini aku kemarin habis jatoh terus jadi memar gini.” Risa berusaha menutup-nutupi.”Ooohh...” jawab Bela.
          Sore pun datang.Risa harus pulang karena jika Dia terlambat sampai rumah,sudah pasti akan di pukuli oleh Ayahnya.Tetapi,Risa juga takut untukpulang,karena di rumah juga pasti tetap akan di siksa.Satu per satu teman Risa pulang.Ada yang dijemput oleh Mama mereka,ada yang pulang sendiri.Sekarang hanya tinggal ada Risa dan Bela yang belum pulang.Tin tin.... suara klakson mobil Bela terdengar.”Bela,ayo kita pulang.Mamah udah masakin rendang kesukaan Bela.Eh Risa,Risa belum di jemput?” Kata Mama Bela.”Habis ini juga di jempu Tante,nggak papa kok Risa bakal nunggu sebentar lagi” Risa pun menyunggingkan senyumnya.”Beneran?ayo bareng Tante aja pulangnya,nanti Tante anter sampe rumah,ya?” tawar Mama Bella.Risa pun menggelengkan kepala dan tersenyum.”Nggak usah Tante,makasih banyak.” Katanya.”Oke deh kalo gitu,Tante sama Bela pulang dulu ya,dadahh...”Ujar Mama Bela.Risa memandangi mereka dan berkata dalam hatinya,Andai aku masih punya Bunda,Aku nggak akan kayak gini.
          Sampai malam pun Risa akhirnya memberanikan diri untuk pulang.Setibanya di teras rumah,Ia segera membuka pintunya.Kepalanya melongok ke dalam untuk melihat apakah disana ada Ayah atau Mama.Betapa kagetnya Risa ketika Ayahnya tiba-tiba muncul dari balik pintu.Bukk...badan Risa di pukuloleh Ayahnya berkali-kali.Risa hanya bisa menangisdan lagi-lagi menahan sakit yang amat sangat membuatnya menderita.Setelah di pukuli,Risa pun menuju kamarnya dan menangis sambil memegang foto Ibunya.”Bunda,kenapa Bunda tega ninggalin Risa sama Mamah tiri yang jahat,sekarang Ayah lebih sayang sama Mamah tiri Risa daripada sama Risa sendiri,aku kangen sama Bunda.”Tangis nya pun semakin menusuk hatinya ketika Ia ingat bagaimana pesan terakhir Bunda nya sebelum akhirnya tiada karena siksaan Ayahnya.
          “Eh kamu bisa kasih apa mas ke aku?kamu dulu waktu nikahin aku bakal selalu menuhin kebutuhan aku kan,tapi apa?sekarang gajimu ga akan cukup buat beli baju-baju branded kesukaanku.Nyesel aku nikah sama kamu,aku mau pergi dari rumah ini.Mana anak kamu yang bandel banget di bilangin,gatu diri juga,hihh bikin sebel!” jerit Ibu tiri Risa.”Mah tunggu dulu mah tunggu...” pinta Ayah Risa.Ternyata,Ibu tiri Risa dan Ayah Risa sedang bertengkar hebat.Risa yang mendengarnya hanyabisa terdiam dari kamarnya.Ibu tiri Risa pun meninggalkan Rumah mereka.
          Sekarang,Risa hanya tinggal berdua saja dengan Ayah kandung Risa.Risa berharap,dengan kondisi seperti ini,akan mengembalikan sifat Ayah Risa seperti dulu,yang lemah lembut,juga perhatian.
          Suatu hari,Ayah Risa pulang dari kantor lebih awal,lalu seperti biasanya,jam tangan kesayangannya di letakkannya di meja ruang keluarga.Secara tak sadar,Risa bermain di sekitar jam tangan Ayahnya yang sangat mahal.Saking asyiknya Risa bermain,Dia secara tak sengaja menyenggol jam tangan Ayahnya lalu terjatuh dan pecah.Risa berniat untuk mengganti jam tangan tersebut tanpa sepengetahuan Ayahnya.
          Pagi harinya,Risa berjalan ke Ruko di dekat rumahnya untuk mencari pekerjaan agar Risa bisa mendapat uang.Wah,kafenya Tante Ovi,aku bakal nyoba jadi pekerja di sini ahh,batinnya.
          “Tante please ya,Risa jadi pekerjadi sini beberapa hari aja,soalnya Risa mau beliin Ayah jam tangan baru,please ya Tante.” Pinta Risa.”Risa,bukannya nggak boleh,tapi nanti kalo dikira tante mempekerjakan anak di bawah umur kan Tante yang kena resiko.” Ujar Tante Ovi.Risa pun masih memaksa dan akhirnya Tante Ovi menyerah dan memperbolehkan Risa bekerja di situ untuk beberapa hari ke depan.
          Dengan semangat Risa meracik kopi dan makanan bagi para pembeli serta pelanggan yang ada di situ.Sampai akhirnya hari penerimaan gaji bagi Risa datang.Risa sangat gembira karena Ia dapat membeli barang tanpa uang dari pemberian orangtua.
          Risa bergegas ke toko arloji dan membeli jam tangan untuk Ayahnya.setelah Risa membeli jam tangan itu,Ia membungkusnya dengan kertas seadanya dan di dalamnya terdapat tulisan RISA SAYANG AYAH,AYAH MAAFIN RISA YA.
          Sesampainya Risa dirumah ketika Ia akan ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya,Ayah Risa yang berada diruang tamu melihat Risa danmencegahnya untuk pergi ke kamar.”Dari mana aja kamu seharian,main terus ya bisanya,ga pernah mbantuin orangtua.” Sentak Ayah Risa.Risa hanya terdiam dan melanjutkan langkahnya ke kamar.Tetapi Ayah Risa masih mencegahnya dn menyuruh Risa untuk datang kepadanya.Jam tangan yang akan di berikan pada Ayahnya itu Ia simpan di balik tubuhnya.Tiba-tiba Ayah Risa mengambil sabuk untuk disambitkan ke Risa.Risa pun memohon ampun pada Ayahnya.Tapi, Ayah Risa sudah kehilangan kendali.Dia menyambit Risa berulang kali.”Ayah sakit Ayah,sakit,Risa nggakakan ngulangin lagi.” Kata Risa sambil menangis keras.”Kamu emang nggak tau diri ya,nih rasain!” Bentak Ayah Risa sambil terus menyambitnya dengan sabuk.Setelah Ayah Risa menyambit menggunakan ekor sabuk,dan Risa pun mulai lemas,Ayah Risa menggunakan kepala sabuk untuk yang terakhir kali nya menyambit Risa.Sambitan itu mengenai kepalaRisa sehingga Risa langsung terjatuh dan sudah tiada seketika.

          Kotak jam tangan untuk hadiah Ayah pun terjatuh.Lalu Ayah Risa pun tersadar apa yang baru saja dia lakukan.Dia telah membunuh anak semata wayangnya dengan keji,padahal anaknya sudah menyiapkan hadiah untuknya.Rasa penyesalan pun datang.Akan tetapi semuasudah terjadi.Tak akan ada lagi Risa yang selalu ceria,Risa yang selalu manja dan meminta perhatian.Ayah Risa hanya bisa memeluk jasad Risa sekarang dan memegangi kotak jam tangannya.”Maafin Ayah nak,Ayah selama ini selalu nyiksa kamu sampe nyawa kamu Ayah renggut sendiri,Risaaa,Ayah selalu sayang sama kamu nak.Maafin Ayah Risaaaa...” sesal Ayah Risa.

Senin, 07 Desember 2015

Tugas Bahasa Indnesia (LHO)

Kelas ku 

        Sekolah adalah tempat para pelajar untuk menimba ilmu.Para pelajar menimba ilmu agar mereka kelak mendapatkan masa depan yang cerah.Tentunya,di sekolah ada tempat untuk kegiatan belajar mengajar.Di SMAN 2 Magelang tepatnya di kelas X MIA 4,salah satu kelas yang muridnya pintar.

       Murid di kelas X MIA 4 terdiri dari laki-laki dan perempuan.Murid laki-laki nya berjumlah 8 siswa,sedangkan murid perempuannya berjumlah 22 dimana seluruh murid perempuan memakai kerudung.

        Murid di kelas X MIA 4 rata-rata berumur 15 tahun.Jumlah murid yang berumur 15 tahun di kelas X MIA 4 ada 23,murid yang berumur 14 tahun ada 5,dan murid yang berumur 16 tahun ada 2 orang.

         Menurut tempat tinggalnya,murid-murid X MIA 4 didominasi tinggalnya di kabupaten.Jumlah murid yang tinggal di kabupaten ada 23 orang,sedangkan yang tinggal di kota berjumlah 7 orang.

           Murid-murid kelas X MIA 4 memiliki beragam cita-cita.Dari cita-cita yang dilihat,murid X MIA 4 ingin menjadi seorang PNS,TNI/Polri,dokter,guru,dan wiraswasta.

           Sedangkan pekerjaan orangtua,murid X MIA 4 memiliki orang tua yang memiliki pekerjaan PNS,TNI/Polri,dokter,guru,dan wiraswasta.Pekerjaan orang tua dari X MIA 4 di dominasi oleh orang tua yang bekerja sebagai wiraswasta.


Tugas Bahasa Indonesia (eksposisi keuntungan sks)

Keuntungan Belajar Wayangan

       Para pelajar di era saat saat ini sering belajar cara wayangan/sistem kebut semalam.Belajar wayangan ini memiliki beberapa keuntungan.

        Pertama,belajar wayangan dapat menghemat waktu,karena hanya belajar semalaman.Selain itu juga mempersingkat waktu karena pelajar era sekarang lebih suka yang sederhana.

         Kedua,belajar secara wayangan dapat menambah semangat siswa,karena siswa ingin agar cepat memahami apa yang di pelajari dan mengakibatkan siswa semangat untuk belajar karena keesokkan harinya mereka akan menghadapi ulangan.

         Ketiga,belajar secara wayangan dapat membuat pelajar bisa membagi waktu,karena waktu yang hanya semalaman untuk belajar harus di gunakan secara baik dan tertata.

         Jadi,belajar wayangan dapat membuat pelajar menjadi lebih semangat dalam belajar dan juga menghemat waktu.

Minggu, 06 Desember 2015

Tugas Bahasa Indonesia 2 (anekdot)

BBM


      Suatu hari di sebuah kantor,Rara seorang karyawan yang sesang istirahat ngobrol dengan teman sebelahnya yang bernama Santi.

       "Eh San,denger-denger tarif BBM udah mau naik lagi coba?ngeri kan.Terus nih ya,kalo udah gitu kita mau makan pake apa coba?" Celoteh Rara.Dengan agak terheran-heran Santi pun menjawabnya dengan santai,"Ha?perasaan sama aja deh.cukup 50.000 kita udah bisa pake buat sebulan."

        Rara pun melongo dan meneruskan argumennya,"Masa sih?ngirit bener kamu.aku aja nggak bisa pake 50.000 buat wara-wiri kantor."

         "Yaelah bisa ngabisin gaji tuh." ,imbuh santi.

          Rara pun menjawab lagi,"Emang,sekarang udah pada gila deh kalo menurut aku.Kita bayar mahal-mahal,eh sama para petinggi malah buat jalan-jalan,beli barang yang branded,apalah-apalah semua di beli.sama aja ngambil duit rakyat tuh."

           "Emang udah seharusnya kan?petinggi BBM kan kaya,ya wajar lah kalo kaya begitu.",jawab Santi yang mulai jengkel karena Rara masih saja mengoceh soal BBM.

          "Santiiii,kaya gitu di bilang wajar?ini masalah serius!BBM,Bahan Bakar Mobil!." Pekik Rara.

          Santi yang sedari tadi mengetahui bahwa BBM itu adala Blackberry Message,langaung tertawa,"Hehehehe,maaf telmi.Iya bener tuh,kalo udah gitu,rakyat seharusnya sejahtera merata,lah ini malah di mana-mana jelata,gaji di naikin,fasilitas umum di benerin,eh malah sebaliknya.gapernah kita di perhatiin."

          "Iya,harusnya mereka melakukan sesuatu yang setara sama kita,harusnya mereka lebih peka",ujar Rara.

           "Betulll,eh udah dulu ya,mau ke WC dulu,hehe.",kata Santi.

            Rara yang akan menuju mushola untuk shalat pun akhirnya juga menuju ke sana.

            Akhirnya mereka melanjutkan aktivitas masing-masing.

Tugas Bahasa Indonesia (HUT SMADA)

HUT SMADA Ke - 36

     Pada bulan Oktober 2015 lalu,sejumlah Sekolah Menengah Atas yang ada di Kota Magelang merayakan HUT nya.Salah satu sekolah yang merayakannya adalah SMAN 2 Kota Magelang.

       Perayaan yang berlangsung dengan sangat meriah ini,di mulai sejak tanggal 15-25 Oktober 2015.Acara yang di selenggarakan antara lain Mural painting,Pentas seni,menghias tumpeng dan di akhiri dengan Jalan santai.

        Di mulai dari mural painting yang di lombakan untuk kelas 12.Dan pada tanggal 24 Oktober 2015,diadakan acara pentas seni.Masing-masing kelas wajib mengeluarkan pensi.Jika tidak,maka kelas tersebut akan di kenai denda.Acara berlangsung sangat meriah dan setiap murid antusias untuk mengikuti acara ini.Setiapa murid juga di anjurkan untuk memakai pakaian bertema Oreo.Pada hari tersebut,acara selesai jam 14.00.

       Kemudian pada hari Minggu,25 Oktober 2015,jalan santai dan lomba menghias tumpeng di selenggarakan.Untuk hari Minggu ini,warga dari luar sekolah juga boleh berpartisipasi mengikuti jalan santai.Tetapi,ada beberapa murid yang tidak mengikuti tumpengan dikarenakan mengikuti lomba menghias tumpeng.Jalan santai dimulai dari SMAN 2 Magelang lalu mengitari lingkungan sekitarnya dan berakhir di SMAN 2 Magelang.Seusai jalan santai,pembagian doorprize di mulai.Beberapa murid yang beruntung bisa mendapatkan doorpirze tersebut.Saat hari sudah mulai siang,pembagian doorprize telah selesai dan di lanjutkan dengan acara puncak yaitu datangnya bintang tamu lokal dari Jogja yaitu Los Pakualamos.Selain Los Pakualamos ada juga Fumador clown,Candytrip,dan yang lainnya.Murid-murid sangat senang pada hari itu dan bahagia karena HUT SMADA ini hanya dilakukan satu tahun sekali.Acara berakhir dengan sangat meriah dan senang.